News & Media

Konferensi pers Indonesia International Marathon 2022 di Jakarta, Selasa (31/5/2022) (MPI: Ilham Sigit Pratama)

Vakum Dua Tahun, Indonesia International Marathon 2022 akan Digelar di Bali

JAKARTA – Usai vakum dalam dua tahun terakhir akibat pandemi Covid-19, KONI resmi menggelar kembali acara Indonesia International Marathon 2022. Akan berlangsung di Bali, acara tersebut menyediakan uang Rp1 miliar bagi pelari yang berhasil memecahkan rekor nasional.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Indonesia International Marathon 2022 akan dihelat pada 26 Juni mendatang. Terdapat dua tokoh lari marathon internasional yang akan meriahkan acara, mereka adalah pendiri Tokyo Marathon, Manabu Tanaka dan measure lari internasional, David Katz.

Co-Chairman Indonesia International Marathon 2022, Hardjo Supoyo berharap acara ini akan menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menggelar event marathon berstandar internasional. Dia juga berharap agar kalangan pelari di seluruh Indonesia dapat ikut berpartisipasi.

“Ini adalah karya anak bangsa, kita berharap memiliki kompetisi marathon yang mendunia, berkelas, dan internasional, mudah-mudahan ini bisa disambut dengan meriah oleh kalangan komunitas pelari yang ada di Indonesia,” kata Hardjo kala memberi sambutan di acara konferensi pers Indonesia International Marathon di Gedung Sarinah, Thamrin, Selasa (31/5/2022).

Event ini menjanjikan hadiah senilai Rp1 miliar bagi siapa saja yang mampu memecahkan pemegang rekor nasional pelari marathon, Eduardus Nabunome. Sekadar informasi, Edu kini masih memegang rekor dengan catatan 2 jam 19 menit 18 detik yang dibuat pada tahun 1993 silam.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal KONI, Pusat Ade Lukman. Dirinya berharap rekor nasional yang sudah bertahan selama puluhan tahun itu pecah pada event kali ini.

“Harapan kami bahwa ada pelari Indonesia yang bisa memecahkan rekor dari rekor yang sudah ada, kemarin pada saat SEA Games 2021, ada yang sudah memecahkan rekor dunia, artinya apa? Bahwa kami bisa,” kata Ade Lukman dalam sambutannya.

“Indonesia bisa, kami optimis dengan kemampuan atlet-atlet ini bisa memecahkan rekor, ini sudah terbukti jelas, kami harap marathon juga bisa memecahkan rekor,” ujarnya.

Sementara itu, Race Director Riena Tambunan menyebut bahwa hadiah tersebut merupakan penghormatan untuk Edu yang sudah memegang rekor begitu lama. Dirinya berharap hadiah tersebut akan menghadirkan lagi gairah agar anak bangsa bisa memecahkan rekor tersebut.

“Ini tribute untuk Edu, ini adalah reward untuk anak bangsa atau pelari, kita semua mempunyai semangat yang sama, dan gak ada yang tau rekor ini bisa tembus atau enggak,” ucapnya.

“Jadi ini akan diberikan kepada pemenang, dan kami juga akan memberikan suatu atensi juga untuk keluarga Bang Edu,” pungkasnya.

Untuk menyukseskan acara tersebut, Indonesia International Marathon menggandeng berbagai tokoh lari marathon internasional. Founder Tokyo Marathon, Manabu Tanaka dan Measure Lari Internasional, David Katz akan ikut terlibat

Event tersebut akan mengacu pada standar AIMS World Athletics. Dengan keterlibaan dua tokoh tersebut, event ini diharapkan mampu menyamai level The Abbot Marathon Majors yang sudah digelar di Tokyo, Boston, Berlin, New York dan Chicago.

Oleh sebab itu, Indonesia International Marathon 2022 akan digelar dengan bantuan teknologi canggih. David menjelaskan bahwa dirinya sudah menggunakan mesin miliknya untuk mengukur temperatur dan kelembaban udara di Bali untuk mencari rute mana yang paling tepat untuk event tersebut.

“Saya menggunakan sebuah sepeda yang rodanya mengukur temperatur, jadi setiap roda berputar, maka roda tersebut akan mengatur suhu, sangat sederhana,” ujarnya.

Editor : Saliki Dwi Saputra