News & Media

Team measurement melakukan kalibrasi lintasan lari di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Jumat 27 Mei 2022 malam.

Tim Measurement Kelas Dunia Cek Lintasan Lari di Bali Untuk Indonesia International Marathon

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pulau Dewata Bali menjadi venue Indonesia International Marathon (IIM) yang digelar 26 Juni 2022 mendatang, persiapan pengecekan lintasan lari dilakukan dengan teliti oleh tim measurement kelas dunia, dan race course di Bali layak berstandar internasional.

Indonesia International Marathon merupakan event kompetisi lari maraton berstandar dunia, pelaksanaannya mengacu kepada standard AIMS – Worid Athletics yang telah diimplementasikan pada maraton kelas dunia seperti The Abbot Worid Marathon Majors.

Road course measurer mulai menentukan titik kalibrasi di Jalan Raya Pelabuhan Benoa pada Jumat 27 Mei 2022 malam. Perhitungan dilakukan dengan perhutungan matematika dan alat khusus yang tersertifikasi badan internasional

Setiap minggu menjelang race bakal dilakukan listing yang dibuat, kesiapan man power, produksi dan logistik

Team measurement yang mengurkur jalur resmi dengan standar internasional meliputi David Katz, race measurer asal Amerika Serikat yang telah berpengalaman mengukur jarak berbagai kompetisi maraton internasional kemudian Manabu Tanaka asal Jepang sebagai Technical Advisor dan Lucija Kolic asal Kroasia.

Lucija Kolic merupakan pelari lintas alam dan jarak jauh asal Kroasia, perempuan berusia 36 tahun ini juga sudah lebih dari 10 tahun menekuni half marathon dan marathon.

Lucia yang juga dosen Kinesiologi ini aktif dalam penjurian berbagai ajang lari nasional hingga internasional yang kini turut dalam team measurement.

“Hari ini sangat spesial, kami menetapkan race course jalur marathon dan sudah diapprove oleh para petinggi dari world atletik, sambutannya bagus sekali bahwa race course itu bisa dijadikan race cource olympic, ini menjadi hal paling baru di Indonesia di dunia atletik, bahwa race course kita bisa diakui race cource olympic dan juga pengukurnya bukan orang sembarangan, pengukurnya legend sekali, dia sudah mengukur sekitar 1.500 race di dunia, dia juga menjadi technical director di 5 Olympic” kata Race Director IIM, Riena Tambunan saat dijumpai Tribun Bali di kawasan Sanur.

Indonesia International Marathon merupakan agenda tahunan KONI Pusat yang telah mendapatkan dukungan dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Kementerian Negara Pemuda dan Olah Raga (KEMENPORA), Pemerintah Provinsi Bali dan Dekranasda Provinsi Bali.

Riena menuturkan dalam event lari internasional ini turut mengundang berbagai atlet elit mancanegara untuk ikut berkompetisi dalam ajang lari ini.

Untuk kategori race terdiri dari 5 km, 10 km, Half Marathon, hingga Marathon. Dengan total Panjang lintasan lari 42,195 km.

“So far respons baik elit nasional dan internasional akan turun di IIM, ada 8 negara diantaranya Jepang, Filipina, Thailand, Singapore, mereka memiliki motivasi tinggi dan bis memotivasi tim dari nasional untuk menenangkan kompetisi,” ujarnya.

Rute yang bakal ditempuh pelari dalam IIM . menyusuri kawasan dari Sanur, By Pass Ngurah Rai, Jalan Sunset Road, Jalan Pantai Kuta, Seminyak, Kembali ke Sunset Road, By Pass Ngurah Rai dan finish Kembali di Sanur.

Bali dipilih sebagai venue marathon tak lain karena Bali yang sudah mendunia dengan segala keindahan alam, pantai, gunung dan banyak daerah yang menjadi ikon landmark city menjadi daya tarik bagi para peserta marathon.

“Jika semua berjalan lancar tentunya, dukungan Pemda dan stakeholder kita akan memiliki race course yang sangat berbeda,” kata dia.

Syarat untuk mengikuti Marathon ini, kata Riena ialah kondisi fisik yang prima, terbiasa berlatih marathon sepanjang distance yang ditentukan, dan sudah vaksin minimal dua kali.

Riena berharap tanah air menjadi tuan rumah yang baik dalam ajang lari maraton kelas dunia yang diselenggarakan dengan standar internasional yang tentu menjadi ajang kebanggaan Indonesia.

“Saya ikut mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung kelancaran acara ini dan tunjukkan semangat Indonesia Sehat, Indonesia Hebat,” ungkap Riena Tambunan.

Chairman dari Organizing Committee Indonesia International Marathon, Made Cakra Adi, mengatakan sebagai pemanasan menjelang Indonesia International Marathon pada tanggal 26 Juni 2022 nanti, Indonesia International Marathon menghadirkan acara fun run bertajuk BarengRun – Road to Indonesia International Marathon yang diselenggarakan serentak di 8 kota.

“Di tanggal 22 Mei 2022 Indonesia International Marathon juga menghadirkan BarengRun – Road to Indonesia International Marathon yang diselenggerakan serentak di delapan kota untuk memeriahkan kehadiran event kompetisi lari maraton Internasional ini,” paparnya.

BarengRun – Road to Indonesia International Marathon adalah acara bertajuk fun run bersama berbagai komunitas pelari di delapan kota, yaitu Jakarta, Balikpapan, Sangatta, Yogyakarta, Makassar, Bali, Malang, dan Surabaya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Indonesia International Marathon, silakan kunjungi website https://indonesia-international-marathon.com/ atau Instagram @indonesiainternationalmarathon. (*)