Tentang Lomba

Maraton berstandar internasional pertama
yang dimiliki Indonesia.

Indonesia International Marathon adalah ajang lomba maraton di Indonesia yang pelaksanaannya menerapkan standar penyelenggaraan maraton dari World Athletics-AIMS, diinisiasi oleh KONI dan melibatkan Race Director dan Race Measurer terbaik.

Mendukung konsep sport tourism yang akan dilaksanakan setiap tahun, berpindah dari satu destinasi wisata ke destinasi wisata lainnya di Indonesia, dengan keistimewaan dan tantangannya sendiri-sendiri, menawarkan sebuah pengalaman baru, dan menghadirkan panorama Indonesia kepada dunia.

Tagline Tembus Batas Maksimal menjadi penyemangat kepada semua yang terlibat untuk meraih sebuah pencapaian baru, baik untuk pelari, penyelenggara, hingga pendukung acara. Tantangan untuk mengukir prestasi tertinggi dan menghadirkan ajang maraton internasional berstandar dunia.


Sanur, Bali

Bali dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Indonesia International Marathon pertama yang akan digelar pada 26 Juni 2022, salah satu destinasi wisata terbaik di dunia. Dikenal dengan julukan Pulau Dewata, Bali menawarkan sensasi perpaduan alam yang indah dengan budaya adat istiadat yang menarik dan khas. Suguhan pesona alam tropis yang eksotis dan perhelatan akbar yang mengadopsi seri maraton paling terkenal di dunia menjadi sebuah daya tarik tersendiri. Bali telah siap menyambut Anda, bergabunglah bersama ribuan pelari, wisatawan, dan media dari berbagai penjuru dunia.


Trek

Mengambil titik start dan finish di Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali, trek jalan raya ini akan melewati beberapa landmark terkenal dan titik wisata paling populer di Bali. Selain trek yang menerapkan standar yang ditetapkan World Athletics-AIMS, kondisi geografis dan iklim yang menguntungkan di bulan Juni akan memberikan kesempatan kepada pelari untuk menorehkan prestasi terbaiknya.

Grand Inna
Bali Beach

Jl. Baypass
Ngurah Rai

Jl Sunset Road

Seminyak

Jl. Raya Legian

Jl. Pantai Kuta

Jl. Baypass
Ngurah Rai

Grand Inna
Bali Beach

Temukan lebih jauh tentang trek Indonesia International Marathon 2022 yang melewati beberapa landmark terkenal, pantai yang indah, dan titik wisata paling populer di Bali.

Kategori Lomba

Cut Off Time (COT): 7 jam, batas waktu maksimal yang dicatat untuk mencapai garis finish. Biaya untuk domestic entry fee Rp1.200.000. Biaya untuk International entry fee Rp2.000.000.

Marathon

Half
Marathon

Cut-Off Time (COT): 3,5 jam, batas waktu maksimal yang dicatat untuk mencapai garis finish. Biaya untuk domestic entry fee Rp950.000. Biaya untuk International entry fee Rp1.600.000.

Cut-Off Time (COT): 2 jam, batas waktu maksimal yang dicatat untuk mencapai garis finish. Biaya untuk domestic entry fee Rp750.000. Biaya untuk International entry fee Rp1.100.000.

10K

5K

Cut-Off Time (COT): 1 jam, batas waktu maksimal yang dicatat untuk mencapai garis finish. Biaya untuk domestic entry fee Rp500.000. Biaya untuk International entry fee Rp700.000.

Peraturan Lomba

Peserta wajib membaca Syarat-Syarat dan Ketentuan serta Tata Tertib dan Aturan Lomba Lari sebelum mengikuti lomba. Bacalah dengan cermat sebelum menyetujui. Pernyataan dan persetujuan pembebasan ini akan mempengaruhi hak hukum anda dan menghilangkan kemampuan anda untuk mengajukan gugatan di kemudian hari.

Syarat-Syarat dan Ketentuan

Peserta lomba lari Indonesia International Marathon 2022 mengetahui, memahami, serta wajib mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan berikut ini:

  1. Batas usia minimal peserta lomba lari Kategori Maraton adalah 16 (enam belas) tahun dan batas usia maksimal adalah 75 (tujuh puluh lima) tahun saat pendaftaran.
  2. Batas usia minimal peserta lomba lari untuk Kategori Half Maraton, 10k, dan 5k adalah 13 (tiga belas) tahun.
  3. Peserta lomba lari Indonesia International Marathon 2022 terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing, terbagi dalam kategori sebagai berikut:
    1. Maraton
    2. Half Maraton
    3. 10K
    4. 5K
  4. Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) wajib menyertai kartu identitas yang sah berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Paspor atau Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) yang masih berlaku dan sah diakui oleh hukum undang-undang Negara Republik Indonesia.
  5. Peserta Warga Negara Indonesia (WNI) di bawah 17 tahun wajib mengisi NIK dan wajib menyerahkan Formulir Izin Orang Tua/Wali dan telah ditandatangani pada saat RPC (Race Pack Collection—Kit Pelari). Formulir Izin Orang Tua/Wali tersedia di website pendaftaran.
  6. Peserta Warga Negara Asing wajib menyerahkan/meng-upload bukti sertifikat vaksin dan peserta di bawah 17 tahun juga wajib menyerahkan Formulir Izin Orang Tua yang telah ditandatangani pada saat RPC. Formulir Izin Orang Tua/Wali tersedia di website pendaftaran.
  7. Peserta wajib mengisi Formulir Pendaftaran melalui website pendaftaran secara lengkap, benar, dan valid/sah. Apabila peserta memberikan data yang tidak benar atau tidak valid/sah, maka penyelenggara berhak mendiskualifikasi pendaftaran peserta, dan penyelenggara tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul daripadanya.
  8. Peserta melakukan pendaftaran secara online melalui website/aplikasi yang disediakan oleh penyelenggara. 1 (satu) e-mail yang digunakan pada saat pendaftaran (registrasi) hanya berlaku untuk 1 (satu) nama pendaftar sebagai peserta lari. Data tersebut meliputi: nama, alamat, nomor telepon/handphone, e-mail, golongan darah, kategori lomba lari, dan ukuran kaos. Data tersebut sekaligus akan digunakan untuk kepentingan penelusuran (tracing) yang bisa dihubungi jika terjadi kedaruratan.
  9. Peserta dilarang mengubah informasi setelah konfirmasi pendaftaran dikirimkan. Peserta mengakui dan menyetujui bahwa e-voucher bersifat pribadi dan tidak dapat mengalihkan partisipasinya. Pelanggaran mengakibatkan diskualifikasi peserta.
  10. Peserta wajib membayar biaya pendaftaran sesuai dengan informasi yang ditetapkan secara resmi pada Website. Masa berlaku pembayaran sesuai dengan tipe pembayaran yang dipilih: kartu kredit selama 3 menit, transfer bank 3 menit, e-wallet 3 menit, dan transfer melalui mesin ATM 3 jam.
  11. Penyelenggara akan menerbitkan konfirmasi telah terdaftar secara resmi. Segera periksa junk e-mail apabila anda merasa tidak mendapatkan e-mail konfirmasi.
  12. Penyelenggara berhak menutup masa pendaftaran sesuai waktu yang telah ditetapkan.
  13. Pada saat pengambilan kit pelari, peserta dipastikan tidak terinfeksi/terbebas Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil Swab Antigen (1x24 jam) atau Swab PCR (2x24 jam) negatif, menunjukkan sertifikat vaksin minimal 2x dosis pada aplikasi "Peduli Lindungi" bagi Warga Negara Indonesia dan bagi Warga Negara Asing menunjukkan sertifikat vaksin booster. (Ketentuan ini akan menyesuaikan peraturan pemerintah yang berlaku pada saat itu).
  14. Pengambilan kit pelari tidak dapat diwakilkan. Peserta wajib datang ke lokasi kit pelari sesuai jadwal.
  15. Peserta wajib menunjukkan (dalam bentuk asli) identitas pribadi berupa KTP, Paspor, KITAS yang berlaku dan e-voucher asli pada saat mengambil kit pelari.
  16. Kit pelari tidak dapat dikembalikan dan tidak dapat ditukar, kehilangan kit pelari merupakan tanggung jawab peserta sepenuhnya.

Tata Tertib dan Aturan Lomba Lari

  1. Peserta wajib memberikan informasi yang benar kepada panitia penyedia layanan kesehatan berkaitan dengan kondisi kesehatan dan memberikan otorisasi kepada panitia penyedia layanan kesehatan untuk memberikan perawatan/penanganan medis darurat (first aid).
  2. Pada tanggal ajang lomba lari, peserta dipastikan tidak terinfeksi/terbebas Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil Swab Antigen (1x24 jam) atau Swab PCR (2x24 jam) negatif (Ketentuan ini akan menyesuaikan peraturan pemerintah yang berlaku pada saat itu).
  3. Peserta wajib senantiasa menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan oleh panitia lomba lari sebelum memasuki area lomba lari dan pada saat menyelesaikan lomba lari.
  4. Penyelenggara akan memberikan pertolongan pertama (first aid) yang memadai untuk cidera dan sakit selama berlangsungnya lomba lari dan akan memberikan perhatian medis profesional untuk setiap cidera, penyakit, atau kecelakaan, apabila diperlukan penyelenggara akan memindahkan pasien ke rumah sakit terdekat atas biaya yang ditanggung oleh peserta lari.
  5. Dalam keadaan darurat, panitia penyelenggara akan melakukan prioritas penyelamatan jiwa dan diperkenankan lawan jenis melakukan tindakan pertolongan pertama (first aid) termasuk penggunaan AED (Automated External Defibrillator—alat medis yang dapat menganalisis irama jantung secara otomatis dan memberikan kejutan listrik untuk mengembalikan irama jantung jika dibutuhkan), kompresi dada, dan lain-lain.
  6. Peserta dilarang membawa senjata dalam bentuk apa pun.
  7. Peserta dilarang membawa dan/atau menggunakan obat-obat terlarang/narkoba/ psikotropika, dan/atau obat penguat doping, apabila terbukti maka peserta akan diskualifikasi dan penyelenggara segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.
  8. Peserta wajib mematuhi dan mengikuti seluruh instruksi, arahan, petunjuk yang disampaikan oleh panitia lomba lari maraton.
  9. Peserta mengakui dan setuju bahwa penyelenggara akan mengatur format lomba lari dan akan memiliki otoritas tunggal dan menjadi penentu akhir atas semua keputusan yang berkaitan dengan keselamatan dan pengaturan timing/finish time selama berlangsungnya ajang lomba lari. Semua keputusan yang dikeluarkan oleh penyelenggara adalah dianggap final dan resmi.
  10. Peserta wajib hadir di lokasi lomba lari minimum 1 jam (satu jam) sebelum dimulainya lomba (flag-off).
  11. Peserta akan dijadwalkan ke “wave” berikutnya apabila datang terlambat dan tidak akan ada prioritas untuk masuk ke “wave” yang sudah terjadwalkan.
  12. Panitia penyelenggara akan menerapkan zonasi atau “pen” pada area start. Penerapan zonasi atau “pen” peserta diatur otomatis oleh sistem sesuai dengan ketentuan pada saat peserta melakukan pendaftaran. Setiap peserta harus mematuhi posisi berdiri sesuai “pen position”. Peserta yang tidak mematuhi “pen position” akan didiskualifikasi oleh penyelenggara.
  13. Penyelenggara akan menetapkan batas waktu atau Cut-Off Time (COT).
  14. Peserta yang mencapai garis finish setelah batas waktu Cut-Off Time (COT) yang telah ditetapkan akan dianggap tidak menyelesaikan lomba lari dan tidak tercatat waktunya di list finisher namun berhak untuk mendapatkan medali.

Hadiah

  1. Penyelenggara akan memberikan hadiah uang sebesar Rp1.000.000.000,- (satu miliar Rupiah) bagi Peserta Warga Negara Indonesia untuk kategori Maraton (42K) yang berhasil memecahkan rekor Lari Maraton Nasional (2 jam 19 menit 18 detik) yang diraih oleh Eduardus Nabunome (alm) pada PON XIII tahun 1993.
  2. Hadiah kategori lari maraton diperuntukkan bagi elit atlet, non elit atlet dengan kartu identitas KTP dan KITAS.
  3. Hadiah kategori half marathon, 10k dan 5k diperuntukkan (hanya) bagi WNI dengan kartu identitas KTP dan dan WNA dengan kartu identitas KITAS.
  4. Keputusan pemenang non elit atlet akan diverifikasi oleh Race Director berdasarkan timing result dan penjurian.
  5. Hadiah sudah termasuk pajak dan akan dipotong sesuai dengan ketentuan undang-undang perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
  6. Keputusan pemenang Lomba Lari INDONESIA INTERNATIONAL MARATHON 2022 merupakan keputusan mutlak, final dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun.
  7. Pemenang Lomba Lari berdasarkan gun time dan diperlukan verifikasi data lengkap oleh Penyelenggara.

Perubahan Format Lomba Lari, Jadwal, dan/atau Pembatalan Lomba Lari

  1. Penyelenggara dengan pertimbangan wajar dan/atau demi keberlangsungan lomba lari, kenyamanan dan keamanan peserta berhak untuk mengubah format lomba lari dalam kebijakannya.
  2. Bagi peserta yang berhalangan hadir pada tanggal perubahan jadwal lomba lari, maka peserta menyetujui bahwa ketidakhadirannya merupakan kesalahan peserta, maka peserta tidak akan meminta pengembalian biaya pendaftaran kepada penyelenggara.
  3. Apabila terjadi keadaan memaksa/force majeure yang terjadi pada saat lomba lari, yakni terjadinya keadaan di luar kendali seperti (1) bencana alam, seperti gempa bumi, badai, angin puting beliung/tornado, air bah, banjir bandang, banjir yang meluas sehingga mengakibatkan kendala dalam pelaksanaan lomba lari, terjadi kebakaran, huru-hara, demonstrasi, terjadinya tindakan perusakan oleh massa atau vandalisme, sabotase, kerusuhan, pemogokan, terorisme dan gangguan sipil, perang saudara/perang SARA atau keadaan perang; (2) adanya larangan penguasa atau peraturan-peraturan pemerintah dalam bidang ekonomi, keuangan, dan keamanan, termasuk perubahan kebijakan pemerintah yang berdampak dicabutnya perizinan penyelenggaraan lomba lari; dan/atau larangan dari pemerintah termasuk dari Satgas Covid-19 dan/atau pihak berwenang lainnya yang mengakibatkan tidak dapat terselenggara atau penundaan pelaksanaan lomba lari Indonesia International Marathon 2022, maka penyelenggara dapat melakukan pembatalan lomba lari dengan pemberitahuan singkat, penyelenggara tidak dibebankan kewajiban untuk melakukan pengembalian biaya pendaftaran dan penyelenggara dibebaskan dari dan terhadap klaim, gugatan/tuntutan dalam bentuk apa pun.
  4. Apabila terjadi keadaan memaksa/force majeure (sebagaimana disebutkan di atas) sebelum tanggal lomba lari yang mengakibatkan penundaan lomba lari dan telah diumumkan penyelenggara melalui media sosial dan media informasi lainnya, maka biaya pendaftaran tidak dapat dikembalikan, namun e-voucher dapat dipergunakan peserta untuk lomba lari sesuai tanggal perubahan jadwal ulang.
  5. Apabila peserta berhalangan hadir pada tanggal perubahan jadwal ulang, maka peserta tidak akan meminta pengembalian biaya pendaftaran kepada penyelenggara.

Dokumentasi, Data Informasi, dan Publikasi

  1. Peserta memberikan izin kepada organisasi, media, dan sponsor untuk menggunakan foto-foto, film, rekaman, atau catatan lain dari acara ini untuk tujuan yang sah dan tidak melanggar hukum.
  2. Penyelenggara diperkenankan menggunakan dan/atau melakukan reproduksi nama, kemiripan, penampilan dan foto-foto peserta, film, dan rekaman dengan segala cara dan di semua media untuk tujuan periklanan, publisitas, dan lainnya dalam kaitannya dengan kegiatan lomba lari Indonesia International Marathon 2022 (dan kejadian di masa depan) dan/atau promosi lomba lari Indonesia International Marathon 2022 (dan kejadian di masa depan) dan hak komersial yang berkaitan dengan lomba lari Indonesia International Marathon 2022 (dan kejadian di masa depan) sejauh penggunaan tersebut tidak menunjukkan dukungan langsung oleh peserta dari setiap sponsor resmi atau pendukung lomba lari Indonesia International Marathon 2022.

Batasan Tanggung Jawab Penyelenggara

  1. Dalam kondisi apa pun penyelenggara tidak bertanggung jawab kepada peserta dan/atau ahli waris peserta dan penerus-keturunan peserta atas setiap kejadian, kecelakaan, cedera fisik dan medis, kesalahan peserta (termasuk kelalaian), kehilangan atau kerusakan peralatan pribadi milik peserta atau kerusakan apa pun baik langsung atau konsekuensial, atas setiap tindakan dari setiap peserta, penonton (pendukung peserta) atau pihak ketiga lainnya.
  2. Peserta dan/atau ahli waris peserta dan penerus-keturunan peserta tidak akan melakukan pengajuan klaim, dan/atau gugatan/tuntutan hukum dalam bentuk apa pun terhadap penyelenggara atas terjadinya kehilangan atau kerusakan aset/properti milik peserta.
  3. Penyelenggara tidak bertanggung jawab atas terjadinya kematian atau kecelakaan atau penyakit apa pun yang diderita oleh peserta akibat mengikuti lomba lari Indonesia International Marathon 2022.

Keberlakuan Syarat-Syarat dan Ketentuan

Syarat dan Ketentuan ini berlaku bagi seluruh peserta lomba lari Indonesia International Marathon 2022.

  1. Peserta dianggap telah memahami, menerima dan tunduk pada Syarat-Syarat dan Ketentuan ini.
  2. Hal-hal lain yang belum diatur di dalam Syarat-syarat dan Ketentuan lomba lari Indonesia International Marathon 2022 ini akan ditetapkan kemudian oleh penyelenggara. Penyelenggara berhak melakukan penyesuaian dan modifikasi atas aturan tata laksana lomba lari jika dipandang perlu. Segala penyesuaian dan modifikasi akan dilakukan dengan pemberitahuan kepada peserta melalui media e-mail atau surat atau pesan pendek selular (SMS) atau media sosial dan/atau media pengumuman lainnya.

Protokol Covid-19

Dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19, panduan pelaksanaan protokol kesehatan kegiatan Indonesia International Marathon dibuat sesuai dengan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability atau CHSE yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang mengacu kepada protokol dan panduan yang ditetapkan oleh:

  • World Health Organization (WHO)
  • World Travel and Tourism Council (WTTC)
  • World Athletics serta diakui oleh Association of International Marathons and Distance (AIMS) dan Pemerintah Indonesia.

Seluruh rangkaian kegiatan Indonesia International Marathon, mulai dari persiapan, pendaftaran peserta, Race Pack Collection (RPC), Race Day, dan lain lain, wajib mengacu dan melaksanakan sembilan hal Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan. Berlaku untuk seluruh pihak yang terkait dan terlibat dalam penyelenggaraan Indonesia International Marathon.

  1. Telah mendapatkan vaksin hingga dosis kedua dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.
  2. Peserta dan penyelanggara terbebas dari Covid-19 dibuktikan dengan hasil negatif tes Swab PCR atau Swab Antigen.
  3. Menyetujui pelaksanaan protokol kesehatan yang diterapkan oleh panitia di seluruh kegiatan Indonesia International Marathon termasuk saat hari pelaksanaan sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu:
    • Keputusan Menteri Kesehatan RI, Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019/(COVID-19).
    • Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan dalam Penyelenggaraan Kegiatan (event) yang dikeluarkan oleh Kemenparekraf.
  4. Pendaftaran peserta dilaksanakan secara online.
  5. Peserta elite Maraton dari luar Indonesia beserta pendampingnya wajib menjalani masa karantina sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  6. Kegiatan yang melibatkan transaksi keuangan dilaksanakan dengan sistem digital dan cashless.
  7. Melaksanakan tes suhu badan atau screening test.
  8. Menerapkan protokol kesehatan sesuai peraturan, yaitu harus menggunakan APD berupa masker dan mencuci tangan menggunakan air mengalir serta sabun atau menggunakan hand sanitizer pada fasilitas yang telah disediakan, menjaga jarak minimal 1 meter, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi.
  9. Seluruh informasi penerapan protokol kesehatan dituangkan dalam Buku Panduan Pelaksanaan Protokol Kesehatan dan dikirimkan dalam bentuk digital kepada seluruh pihak yang terkait serta terlibat dalam kegiatan Indonesia International Marathon.